Pijat Refleksi Berkualitas

Menikmati Pijat Refleksi Berkualitas di BaliPijat Refleksi Berkualitas

Pijat refleksi adalah salah satu jenis pemijatan yang digemari masyarakat Indonesia.

Berbeda dari pijat urut, teknik yang diterapkan dalam pemijatan ini menggunakan metode yang digunakan dalam pengobatan tradisional dari Tiongkok.

Hal ini pula yang membuat pemijatan refleksi sering kali dimanfaatkan sebagai pengobatan alternatif karena minim efek samping dan harganya lebih murah dibandingkan obat-obatan dari dokter.

Di samping itu, pemijatan refleksi adalah layanan dengan tarif bersahabat bagi wisatawan yang ingin melepas lelah Saat berlibur. Di tempat populer seperti Bali, layanan pijat refleksi kaki mudah dijumpai di kawasan padat turis, sebut saja Kuta.

Jadi, Anda tak perlu kebingungan mencarinya dan booking terapis, baik secara langsung maupun memanggilnya ke penginapan.

Teknik Pemijatan Pada Titik-Titik Saraf Tubuh

Seperti yang disebutkan, pemijatan refleksi memusatkan tekniknya pada titik-titik yang berkaitan dengan saraf-saraf sebagian besar organ tubuh.

Oleh karena itu, praktiknya hanya dapat dilakukan terapis berpengalaman yang sudah mengantongi sertifikat resmi. Asal mencobanya akan memicu masalah, terutama saat dilakukan pada titik yang salah.


Terapis yang mengaplikasikan pemijatan refleksi umumnya mengandalkan jari-jari tangan. Ada pula yang memakai alat bantu lain untuk menekan titik saraf di tangan maupun kaki.

Di akhir sesi, terapis akan memberikan minuman seperti teh hangat atau wedang jahe untuk memaksimalkan hasil praktik terhadap titik pijat refleksi.

Manfaat yang Didapatkan Dari Pijat Refleksi

Tarif jasa terjangkau dan durasi singkat membuat pemijatan refleksi digemari wisatawan di Bali dengan jadwal padat. Anda hanya perlu meluangkan waktu sekitar satu sampai dua jam bagi terapis untuk melakukan pekerjaannya. Kendati sebentar, Anda bakal menerima berbagai manfaat seperti:

Meredakan Sakit Kepala

Mendadak pusing setelah jalan-jalan di tengah teriknya cuaca Kuta?

Daripada minum obat, andalkan pemijatan refleksi yang tak akan menimbulkan efek samping.

Selain itu, berdasarkan sebuah studi, sekitar 23% responden tak merasakan keluhan sakit kepala dan 11% responden lainnya bebas dari konsumsi obat saat mengikuti pijat refleksi untuk sakit kepala secara berkala.

Keluhan ini cenderung berkurang setelah tiga bulan melakukan pengobatan alternatif ini.

Meredakan sakit kepala
Terapi Fisik Untuk Pasien Stroke

Terapi Fisik Untuk Pasien Stroke

Kurangnya suplai darah ke otak adalah salah satu faktor pemicu stroke.

Mendapatkan pijat refleksi terdekat akan membantu pasien untuk meningkatkan kemampuan gerak mereka.

Ketika mendapat serangan stroke, penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah akan membuat mematikan sel-sel otak.

Akibatnya, fungsi tubuh terganggu hingga menyebabkan kelumpuhan.

Pemijatan refleksi buat pasien stroke biasanya jadi pendamping, bukan pengobatan utama.

Menangani Sembelit (Susah BAB)

Sembelit bukan hanya menghambat kegiatan liburan Anda di Bali, tapi bisa jadi biang masalah kalau tak segera ditangani.

Jika Anda tak sempat mengunjungi dokter atau lupa bawa obat, pemijatan refleksi dapat diambil sebagai langkah alternatif.

Pijatan pada titik-titik saraf tertentu akan mengusir stres yang kerap menyebabkan sembelit.

Suasana hati yang lebih baik secara tak langsung akan membuat Anda lancar buang air besar.

Menangani Sembelit (Susah BAB)

Mempercepat Penyembuhan Luka

Ingin mempercepat proses penyembuhan luka akibat jatuh atau tergores?

Ternyata, pemijatan refleksi memungkinkan Anda pulih dari luka tersebut tanpa merasakan efek samping.

Hal tersebut disebabkan adanya peningkatan aktivitas pada saraf dan sirkulasi darah.

Selain itu, metabolisme tubuh yang sempat berantakan akan kembali seimbang.

Hasilnya, sel-sel dapat tumbuh cepat dan menyembuhkan luka tanpa makan waktu lama.

Menunjang Proses Detoksifikasi

Ada kalanya aktivitas liburan di Bali mengganggu jam biologis tubuh gara-gara Anda sering kelayapan di malam hari.

Akibatnya, racun atau kotoran yang semestinya dikeluarkan tubuh malah menumpuk dalam tubuh.

Sebelum membahayakan kesehatan, tunjang proses detoksifikasi dengan pijat refleksi tangan dan kaki.

Pemijatan ini akan berpengaruh pada sistem toksisitas untuk membuang tumpukan kotoran maupun racun dari tubuh.

Mengusir Lelah Dan Gelisah

Jalan-jalan di tempat wisata seperti Bali pasti akan membuat Anda kelelahan.

Gelisah pun kadang mampir saat Anda tak bisa makan di restoran favorit atau mengalami masalah saat datang ke objek wisata tertentu.

Supaya Anda tak lama-lama capek secara fisik dan mental, kembalikan stamina tubuh dan pikiran dengan pemijatan refleksi.

Ambil durasi pemijatan selama yang Anda butuhkan supaya agenda berlibur di Pulau Dewata tak terganggu lagi.

Mengendalikan Kadar Gula Darah

Manfaat pemijatan pada titik titik pijat refleksi pun rupanya bisa dirasakan pasien diabetes tipe 2.

Sebuah studi yang dilakukan pada 2014 mengungkap kaitan antara pemberian reflexology dengan tanda dan gejala yang dialami pasien diabetes.

Dari studi tersebut diketahui orang-orang dengan diabetes yang rutin melakukan pemijatan cenderung mempunyai kontrol gula darah yang lebih baik dan mengalami tanda komplikasi lebih sedikit ketimbang yang tidak.

Siapa Saja Bisa Mendapatkan Pijat Refleksi, Asalkan…

Dari pemaparan di atas, semestinya Anda tak perlu mencemaskan pemijatan refleksi. Selama dipraktikkan terapis berpengalaman, tak akan ada dampak negatif yang Anda rasakan.

Anda juga bebas memilih lokasi reflexology yang tersedia di Bali. Akan tetapi, karena teknik titik pijat refleksi kaki berkaitan langsung dengan saraf tubuh, ada beberapa kondisi kesehatan yang tak memungkinkan Anda menerima pemijatan refleksi.

Sebagian diantaranya bersifat sementara, dengan kata lain Anda diperbolehkan lagi melakukan pemijatan kalau gangguan yang menghalanginya sudah ditangani sampai sembuh. Lantas, kapan sebaiknya Anda menghindari pemijatan refleksi untuk sementara?

Cedera Kaki

Ketika mengalami cedera, Anda disarankan untuk melakukan pengobatan dulu alih-alih booking terapis buat pemijatan refleksi. Hal ini disebabkan terapi tersebut akan bikin cedera yang Anda alami bertambah parah. Larangan terapi pijat refleksi pun berlaku saat Anda menderita penyakit asam urat dan peradangan parah.

Kehamilan

Perempuan yang sedang hamil muda atau tengah menghadapi trimester satu pun tak disarankan buat melakukan pemijatan refleksi untuk sementara. Tekanan pada saraf di telapak kaki justru akan merangsang kontraksi. Setelah aman, ambilah pijatan khusus yang aman untuk ibu hamil.

Punya Masalah Pembekuan Darah

Kondisi terakhir yang tak memungkinkan Anda buat mengambil refleksiologi adalah masalah pembekuan darah. Alih-alih melancarkan sirkulasi darah, teknik yang diaplikasikan malah akan menyebabkan gumpalan darah di sekitar jantung hingga otak. Tak menutup kemungkinan gangguan ini mengantarkan Anda pada stroke.

Itulah berbagai manfaat hingga aturan dalam pemijatan refleksi. Apa Anda sudah mempertimbangkan buat merasakan pijat refleksi di Bali selama liburan?

Jl Raya Legian, Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361